Satu lagi kuliner bebek hadir di tengah kota Samarinda.
Setelah Bebek Pak Ndut, Bebek Sambel Korek Haji Slamet (yang sekarang sudah
tutup), Bebek Pawon, sekarang ada Bebek Kalijo. Lokasinya di daerah Jl. Durian Voorfo,
tepat di balik ATM BNI. Sebagai penggemar bebek, saya pun menyambut kehadiran
resto ini dengan penuh suka cita ^^
Translate
Minggu, 06 Desember 2015
Jumat, 28 Agustus 2015
Menikmati Bromo dari B29
![]() |
| Pemandangan dari B29 |
Suatu hari, seorang teman mengunggah foto-foto suatu tempat
di akun medsosnya. Sekumpulan gunung dan hamparan awan putih yang terpampang
dalam foto menawarkan pemandangan yang sangat menakjubkan, seperti negeri di
atas awan. Saya pikir itu di Probolinggo.
“Ini di Lumajang, tauk!
Namanya B29. Makanya, pulang!” kata teman saya.
Di Lumajang? Sebelah mana? Wah, saya benar-benar surprise ada spot sekeren itu di tanah kelahiran saya! Dalam hati saya pun
bertekad, kalau pulang kampung, saya harus menginjakkan kaki di sana!
Jumat, 14 Agustus 2015
Arachely Serena Pramudya, Si Centil yang Suka Ikan Asin
Seorang gadis cilik mondar-mandir di depan saya. Seragam
sekolah berwarna kuning masih menempel
di badannya. Sedetik kemudian dia duduk di sebelah saya, membuka kotak bekalnya
yang siang itu terisi potongan buah nanas dan jeruk bali, lalu mulai
menyantapnya satu-satu.
“Tante minta dong,” kata saya pura-pura. Di luar dugaan, ia
pun mengangsurkan isi bekalnya.
Begitulah Serena, mudah akrab dengan orang lain. Sehari-hari
sepulang sekolah, sang ayah kerap mengajaknya ke kantor. Selain itu, pindah dari satu kota ke kota lain mengikuti kerja sang ayah membuatnya terlatih untuk
beradaptasi. Tak heran jika Serena mudah bersosialisasi, meski di lingkungan
baru sekali pun.
Sabtu, 04 Juli 2015
Ujian dan Keimanan
Cobaan hidup memang tak bisa diduga datangnya. Hari
itu di penghujung 2009, adik tercinta saya tiba-tiba mengalami depresi berat.
Perilakunya berubah, dari seorang gadis remaja yang ceria dan berprestasi,
menjadi gadis pemurung yang introvert.
Kejadian demi kejadian tak terduga menimpa keluarga kami, dan ini membuat kami shock. Belakangan kami tahu, ternyata adik
menderita skizofrenia.
Jumat, 19 Juni 2015
Puding Kurma
Marhaban Ya Ramadan…
Alhamdulillah, bertemu lagi dengan Ramadan... :)
Ramadan saya kali ini berbeda dari sebelumnya, karena saya
sedang menyusui anak ke-2. Jadi ingat, Ramadan beberapa tahun silam juga saya
lalui sambil menyusui. Waktu itu anak pertama saya sedang berumur 2 bulan lebih
beberapa hari, sama seperti si adek sekarang. Meski sedang menyusui, saya tetap
ikut puasa dan Alhamdulillah nggak ada masalah. Mudah-mudahan Ramadan kali ini
saya bisa puasa sampai hari terakhir. Amin
Sabtu, 13 Juni 2015
Pais Patin ala Tetangga Saya
Beberapa bulan yang lalu ada tetangga yang mantu. Saat
bantu-bantu di dapur, saya dan para tetangga lain yang sedang mrabot (bahasa Lumajang, artinya
bantu-bantu masak untuk hajatan, hehe), si empunya rumah mengajak kami makan
siang bersama. Menunya saat itu macem-macem. Ada ikan asin, sayur asem, urap,
tempe dan ikan layang goreng, sambel trasi, dan pais patin. Entahlah, saat itu
tangan saya tergerak mengambil pais patin, dan pilihan saya nggak salah,
paisnya enak banget! Rasanya gurih seger, beda sama pais patin banjar yang
rasanya (menurut saya) berat karena kebanyakan bumbu.
Senin, 08 Juni 2015
[Resensi] Memahami Sastra Dengan Pendekatan Sosiologis
Judul: Paradigma
Sosiologi Sastra
Penulis: Dr.
Nyoman Kutha Ratna
Penerbit:
Pustaka Pelajar, Yogyakarta
Tebal: 320 + xii
halaman
Cet.I: Mei 2003
Sejak
dulu, buku-buku sastra dianggap langka karena merupakan ilmu yang kering dan
dengan sendirinya memiliki konsumen yang terbatas. Konsekuensi langsung yang
ditimbulkan adalah langkanya bahan-bahan bacaan untuk mempermudah memahami
karya sastra, baik bai mahasiswa maupun para peminat sastra pada umumnya.
Langganan:
Postingan (Atom)







