Translate
Jumat, 27 April 2018
Banana (Cup) Cake Anti Gagal
Jumat, 02 Maret 2018
Menuju Indonesia Maju, Ini Peran Penting Blogger
Era internet membuat semua serba cepat, termasuk penyebaran
berita. Hanya dengan sentuhan jari, berita terbaru bisa diakses hampir tiap
detik. Di satu sisi, hal ini berdampak positif, tetapi di sisi lain, dampak
negatifnya juga menyertai. Salah satunya tentang derasnya penyebaran berita dan
tulisan palsu (hoax). Saya sendiri paling nggak suka ketika sedang asyik
baca-baca berita online ketemu tulisan hoax. Ugh, rasanya kepingin nyiduk penulisnya
langsung ke penjara deh!
![]() |
| Pak Dedet Surya Nandika memberi sambutan |
Dalam acara flashblogging yang digagas oleh Kemkominfo pada Jumat
(2/3) hari ini, Pak Dedet Surya Nandika dari Kemkominfo mengungkapkan, “hoax
itu seperti narkoba, bisa bikin kecanduan. Ada yang memroduksi, ada yang
mendistribusikan.” Begitu berbahanya tulisan hoax, sehingga perlu ada upaya
untuk melawannya. Disinilah peran penting blogger. Pria berkacamata ini
mengharapkan para blogger bersatu untuk menyebarluaskan konten positif melalui
blognya masing-masing. Konten positif tersebut bisa berupa sosialisasi
program-program pemerintah, atau hal lain yang bermanfaat. Curhat termasuk
konten positif nggak? Kalau isi curhatannya menginspirasi berjuta umat, oke-oke
aja sih, hehe...
![]() |
| Sesi sharing mbak Mira Sahid |
Ngomongin tentang blog, mungkin masih banyak yang belum tahu
manfaat blogging. Menurut Bu Yayuk, sekretaris dinas Kominfo Malang, ketika
menyampaikan sambutan acara flashblogging, manfaat blogging diantaranya (1)
melatih keterampilan berbahasa, (2) memperluas pengetahuan umum, (3) menambah
teman, (4) mencari penghasilan tambahan, (5) melek teknologi, (6) belajar
melatih kedisiplinan. Sementara itu saat sesi sharing flashblogging, Mbak Mira
Sahid yang merupakan keynote speaker acara menambahkan enam manfaat blogging, yaitu
(1) untuk menyalurkan hobi/passion, (2) sebagai rekam jejak digital, (3)
sebagai media informasi, (4) sebagai personal branding, (5) engagement (untuk
meluaskan jejaring), (6) untuk menemukan peluang-peluang. Oiya, Mbak Mira yang
merupakan founder Kumpulan Emak Blogger (KEB) ini juga mengajak blogger untuk
saring sebelum sharing tulisan di blog pakai rumus THINK. T untuk is it True? (Benarkah?),
H untuk is it Hurtful (menyakitkankah?), I untuk is it Illegal? (ilegalkah?), N
untuk is it Necessary? (pentingkah?), K untuk is it kind? (santunkah?). kalau
tulisanmu sudah disaring pakai rumus itu, boleh deh dipublish. Berasa dapat
siraman rohani deh nyimak penjelasan beliau-beliau ini.
Lalu benarkah para blogger Indonesia punya peran penting
dalam memajukan Indonesia? Coba deh cermati data-data yang saya kutip dari
sambutan Bu Yayuk ini. Jadi, Indonesia saat ini meduduki rangking ketiga di
dunia dalam penggunaan internet, penggunanya sudah lebih dari 143 juta lebih. Sementara
yang selama ini diakses oleh pengguna internet Indonesia adalah konten-konten
berbau lokal Indonesia seperti tentang masakan-masakan dan budaya lokal. Ini adalah
peluang bagus untuk blogger agar lebih banyak lagi memroduksi konten lokal yang
berkualitas melalu blognya. Blogger adalah pegiat literasi digital. Siapa tahu
nanti konten-konten positif dari blogger Indonesia jadi rujukan dunia? Ini kan
bisa membuat Indonesia semakin maju. Ya nggak?
Rabu, 22 November 2017
HIJUP Bloggers Meet Up Surabaya: Menjaga Keharmonisan Keluarga dengan Resik-V
Keputihan seringkali membuat wanita merasa tidak nyaman. Bagi
wanita yang sudah berumahtangga, hal ini tentu bisa mengganggu keharmonisan
hubungan suami istri. Inilah topik utama obrolan seru #HIJUPBloggersmeetup dan Arisan Resik Sabtu (18/11) lalu.
Saat undangan #HIJUPmeetupSurabaya
mendarat dengan selamat di email saya, rasanya sudah nggak sabar menunggu
hari-H. Bertempat di Open Oven Bistro, MaxOne Hotel Surabaya, #HIJUPevent kali ini mengundang 22
blogger perempuan secara privat. Kebayang dong, spesialnya? Apalagi bintang
tamunya Hamidah Rahmayanti, selebgram hits yang juga face of HIJUP. Eh, pas on the
spot ada kejutan, ternyata Hamidah didampingi sang suami, aktor dan penyanyi
Irvan Farhad! Blogger yang masih jomblo pun sukses baper saat menyimak pasangan
pengantin baru ini berbagi pengalaman sebagai suami istri 😁
Senin, 20 November 2017
Spot Foto Keren di Kampung Jodipan
Suka foto-foto di spot keren dan unik? Kunjungi Kampung
Tridi dan Kampung Warna Jodipan (KWJ) Malang, yuk! 2016 lalu, dua kampung kumuh
ini mendadak tenar setelah sekelompok mahasiswa kreatif menyulap setiap rumah
penduduknya dengan cat warna-warni. Gambar-gambar mural yang spektakuler dan
instagramable menghiasi setiap dinding rumah penduduk, rata-rata berjenis tiga
dimensi trick eye. Atap-atapnya juga dipoles, sehingga kalau dilihat dari
ketinggian, dua kampung ini tampak cantik dan semarak, mirip dengan kawasan
Kickstater, Rio De Janeiro, Brazil.
Kampung yang namanya kini tersohor sampai mancanegara ini
terletak di Jalan Juanda Malang. Tidak sulit menemukan tempat ini, karena
letaknya di tengah kota, tidak jauh dari stasiun kota baru. Akses kesana juga
cukup mudah, naik angkot pun bisa.
Senin, 13 November 2017
Yuk, Cerdas Ber-WAG
![]() |
| sumber gambar: https://www.cybrary.it/channelcontent/new-type-of-whatsapp-phishing-attack/ |
Sampai hari ini, ada
berapa grup WhatsApp (WAG) yang Anda ikuti? Sepuluh, dua puluh, atau lebih?
Saya sendiri (terpaksa) mengikuti 17 WAG, diantaranya WAG sekolah kedua anak
saya, WAG keluarga besar dari pihak ibu saya, WAG RT, WAG tempat kerja, WAG
almamater, WAG istri pegawai tempat suami saya dinas, dan beberapa WAG
komunitas. Ada kata terpaksa dalam kurung, karena sebagian besar bukan saya
yang minta bergabung, tetapi ulah salah satu anggota WAG yang menjebloskan saya
kesana tanpa ijin terlebih dahulu.
Bagaimana rasanya berada
dalam pusaran belasan WAG? Puyeng!
Selasa, 08 Agustus 2017
Tukang Mengadu
Mahasiswa saya (laki-laki) pernah cerita ke saya bahwa dia pernah mengalami perundungan (bullying).
"Kamu nggak cerita sama orangtuamu?"
"Nggak bu."
"Kenapa?" cecar saya waktu itu. Padahal perundungan yang dia alami cukup parah, sampai terjadi kekerasan fisik.
Selasa, 21 Maret 2017
Mencicipi Perawatan Wajah ala Karadenta
Me time saya
minggu lalu agak sedikit nggaya, ke klinik kecantikan, hehe.. . Ngapain kesana?
Ya perawatan wajah dong. Kok tumben? Biasanya nggak peduli sama penampilan? Lagi
banyak duit ya? hahaha...
Langganan:
Postingan (Atom)





