Translate

Sabtu, 25 Mei 2013

Tofu-Tofuan ;)



Wuah, sebulan lebih nggak posting hasil kreasi dapur rasanya seperti setahun *lebay*. Biasa, (sok) sibuk, he he…
Kali ini saya mau posting cerita dapur saya saat bikin tofu-tofuan. Kenapa bukan tofu beneran? Karena kalau bikin tofu beneran saya nggak tahu dan nggak bisa, he he..
Setahu saya, tofu adalah tahu Jepang, terbuat dari kedelai. Berbeda dengan tahu Indonesia, tofu lebih lunak dan kurang tahan terhadap pengolahan alias mudah hancur saking lembutnya.
Saya ingin membuat tofu-tofuan yang berasa udang, seperti yang banyak dijual di pasar swalayan besar. Bahan utamanya tentu saja tahu kotak dan udang. Bumbunya cuma bawang putih-bawang merah (masing-masing sebutir), dan garam secukupnya. Trus sebutir telur ayam untuk merekatkan adonan.

Kali ini saya kepingin nyoba pake kertas alumunium untuk membungkus masakan, biasanya kan daun pisang. Lagi males nyari daun pisang, he he…
Oke, nggak perlu berpanjang-panjang lagi, mari mulai memasak.
Pertama giling udang yang sudah dikupas dan dibersihkan dengan semua bumbu. Hancurkan pula tahunya. Bisa pakai blender, atau cukup ditekan-tekan pakai sendok. 

Setelah itu campur keduanya dalam satu wadah, masukkan telur, aduk rata.


Tuang adonan ke atas kertas alumunium, gulung menyerupai bentuk lontong, tekan-tekan agar bentuknya bagus dan rata. 


Kalau sudah, kunci kedua ujung gulungan dengan cara memilinnya. 


Kukus selama 20 menit, matang, angkat.

Tunggu agak dingin, trus potong deh pelan-pelan. Kenapa harus tunggu dingin? Kalau masih panas dipaksa diiris-iris, hasilnya nggak rapi.


Tofu siap diolah untuk aneka olahan masakan. Saya mengolahnya dengan cara menggoreng dan menumisnya dengan campuran jamur, kembang kol, dan jagung putren. 


Yuk, dicoba! ^_^


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah meninggalkan komentar 😊